Minggu, 20 Mei 2012 | By: Allandeman

Aplikasi pada web science

Pada awalnya web  terdiri atas beberapa dokumen yang saling terhubung mengunakan hyperlink dan terkoneksi mengunakan arsitektur klien server antara klien web broser dan klien web server mengunakan HTTP sebagai protokol. era tersebut dikenal dengan istilah syntatic web dan pada saat itu web hanya bisa di pahami oleh manusia karena tidak ada semantic di dalam halaman web tersebut.
dari sudut pandangnya pemakai kita mendefinisikan aplikasi web berdasarkan fungsionalnya sebagai contoh suatu grupware adalah software berkolaborasi berbasis web yang menolong orang orang yang terlibat dalam tugas bersama untuk mencapai tujuan tujuan tugas berikut. pembagian fungsional ini menghasilkan aplikasi web misalnya cms (content manajemen sistem). recommender system knowledge manajement system forum dan lainlain.
murugesan menyatakan bahwa aplikasi dan sistem web dapat di katagorikan menjadi :
-shallow web(static web)
-deep web (dinamic web)
-wisdom web (web 2.0, mobile web)
-semantic web

shallow web terutama kumpulan dari halaman halaman static HTML deep web merujuk pada web dimnamis yang mampu menghasilkan halaman web secara on the fig serta berbagai instruktur web lainnya  tersembunyi dan kemungkinan memiliki sumber daya alam.
shallow web dan deep web pada umumnya saat ini di kenal dalam istilah web 1.0.

wisdom web mempunyai antarmuka yang cerdas serta berbagai fasilitas built in bagi pemakai untuk menghasilkan dan mengedit isi yang di persentasikan web sedemikian serta memperkaya isi dari web. mobile web merujuk pada pengunaan piranti mobile pada pengunaan web.

semantic web merujuk pada web yang mempunyai infastruktur semantik formal yang memungkinkan mesin untuk mengerti isi yang di persentasikan web.

0 comments:

Posting Komentar